Main Futsal Yuk…

31 10 2007

futsal.gif“karena extrakurikuler ala kantor ini bisa meningkatkan
kekompakan antar karyawan dan pastinya bikin badan jadi sehat

futsal, dikantor sekarang lagi pada kena demam futsal, hmm.. pasti ini karena baru berdiri gedung tempat main futsal didepan kantor. wow, pastinya bakal seru nih..

menurutku ini sangat bagus, karena extrakurikuler ala kantor ini bisa meningkatkan kekompakan antar karyawan dan pastinya bikin badan jadi sehat, apalagi untuk jenis pekerja seperti dikantorku yang tiap hari hanya duduk melototi komputer.

tapi ada hal lain yang bikin aku senang, walaupun mungkin hal ini tidak dirasakan temen-temen yang lain yaitu dari empat pilihan waktu yang ditentukan disepakati hari jum’at sebagai jam main kita. so, aku bisa gabung main futsal tanpa harus meninggalkkan jadwal kuliah. yes!

tapi nanti aku bisa ga ya?, ah gak penting, yang penting kita olahraga, lari-lari, jingkrak-jingkrak, keringetan. pokoknya bikin enak badan, enak pikiran, enak makan, enak ngerokok, dan enak tidur…





Beri Aku Semangat

31 10 2007

bagi sebagian orang, bangun pagi berasa segar dibadan dan pikiran, tapi hari ini hal itu tidak berlaku bagiku. bagaimana tidak, baru saja kubuka mata, sudah dihadapkan dengan kondisi kamar yang berantakan; baju-baju belum dirapihkan, buku dan kertas ada dimana-mana, kaset, CD, keyboard, mouse pada gak ditempatnya.
tapi aku ga bisa menyalahkan orang lain, itu semua ulahku, aku terlalu asik mengerjakan tugas-tugasku sampe larut malam, terus kadang masih nyambung dengan nonton film sampe ngantuk dan tidur begitu saja dengan kondisi kamar yang acak-acakan

ga tau kenapa aku jadi males karena semua ini, pagi hari ini benar ga ada semangat, padahal tugas kampus, kantor masih banyak menunggu, gimana ya?





Proyek Bantuan Kambing Untuk Bangsari

24 10 2007


Kebahagiaan ternyata tidak hanya dalam menerima, kebahagiaan juga teraih ketika mampu berbagi. Tidak, saya tidak sedang dan akan mengucapkan selamat idul fitri dan meminta maaf pada sampeyan semua, tidak dalam rangka itu. Mungkin karena sudah menjadi tradisi, maka niat meminta dan memberikan maafpun jadi basa-basi. Saya hanya akan menulis perihal proyek, ya proyek kambing di Bangsari.

Sebuah proyek,- kalo sampeyan jengah karena rasanya kok jadi seperti profitable, ini memang profitable setidaknya bagi mereka yang mendapatkan kambing,- yang telah dimulai oleh Raden Mas Muhammad Saifulloh alias Ipul, atau lebih beken dengan sebutan Menteri Keuangan Negara BH-i untuk membantu anak-anak yang kurang beruntung untuk mendapatkan biaya sekolah. Secara garis besar, proyek tersebut adalah sebagai berikut :

sasaran
Anak-anak MTs Salafiyyah,-satu-satunya SLTP di bangsari,- yang kekurangan biaya untuk meneruskan meraih impiannya. Situasi terakhir menurut pak Menteri:

“situasinya kira-kira begini. sebenarnya tiap murid sudah mendapatkan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah. tapi karena murid yang mendapatkan BOS ini banyak, sehingga masih terjadi kekurangan biaya sebesar 8 ribu rupiah per orang per bulan. masih di tambah biaya 2 kali ujian mid semester (20 ribu/ujian) dan dua kali ujian semester (25 ribu/ujian). total jendralnya 186 ribu setahun. itu belum termasuk biaya seragam, sepatu dan buku (item terakhir biasanya bisa dianggap diabaikan). lumayan.”

Langkah
Pernyataan Mas Ipul, sebagai menteri keuangan Negara BH-i, tersebut menjadi suatu cambuk, terutama bagi dirinya sendiri untuk mengambil inisiatif, mengajak para blogger untuk berbagi. Gayungpun bersambut, banyak blogger yang ternyata mengamini dan ikut berbagi dalam proyek tersebut. Akhirnya terwujudlah cara mengatasi keadaan ini. Sumbangan dari Blggers tersebut diwujudkan dalam bentuk kambing induk dan anakan.

Kenapa kambing?
Kambing adalah wujud tanggung jawab. Memberi dengan tanggung jawab sepertinya lebih pas dalam mendidik. Dan anak-anak inipun disiapkan tidak hanya mendapatkan langsung uang tunai tetapi sebuah alat yang harus mereka pelihara sehingga dapat meraih apa yang diimpikan. Alasan yang lain adalah karena bangsari adalah desa, yang mempunyai daya dukung untuk pemeliharaan kambing. Selain itu karena kambing adalah bahasa sederhana yang mereka pahami tanpa perlu kita latih. Jika program ini ada di jakarta, mungkin akan lain bentuk alatnya. Bukan kambing, tapi mungkin sepeda motor untuk ojek (halah!).

Masihkah berlanjut?
Tentu saja! Sampeyan masih punya kesempatan untuk mewujudkan kebahagiaan. Saat ini kami sedang merancang program lanjutan. Untuk donasi, sampeyan masih bisa melakukannya dengan mengontak pada

email : much.syaefulloh@gmail.com
YM! : ipoul_bangsari
No Rek : Bank BCA 0751371054 an much. syaefulloh

Tulisan terkait:
1. minta bantuan: donasi kambing untuk anak-anak tsanawiyah
2. Blogger for bangsari
3. ~bLogGeR for BANGSARI~
4. Bantu Kami Ingin Sekolah
5. Blogger Peduli Pendidikan
6. Bloggers for Bangsari: Dukung Mereka Sekolah

berita diambil dari sini