Setelah makan siang, aku kembali melanjutkan pekerjaan rutinku. Selang beberapa saat, HP esiaku, ya esia dengan nomor jakarta, berdering. Satu panggilan masuk ke HP ku yang baru, yang aku yakin balum banyak orang yang mengetahui nomernya. Belum sempat aku mengangkatnya, namun penelpon sudah memutuskan panggilan. Miscall doang.
Setelah aku cek, ternyata penelpon menggunakan nomor lokal. Huh! bukannya nomor lokal ke cdma murah, kok masih sempet-sempetnya miscall doang.
Karena penasaran, aku telpon balik nomor itu, tapi tidak menggunakan HPku.
“(menyebutkan nama perusahaan tapi ga jelas) selamat siang ada yang bisa dibantu?” suara itu muncul dari ujung telpon.
“Maaf tadi nomor ini miscall ke nomorku, ini siapa?” Jawabku.
“Ini dealer motor yamaha” jawab laki-laki diujung telpon itu.
“Ini nomor 808887** kan?” Tanyaku penasaran.
“Iya, Bapak butuh motor, atau berminat beli motor?” jawab laki-laki itu tanpa salah.
gubrak, sialan kalau mau ngasih penawaran mbok ya jangan pake miscall begitu,
“Ga, terimakasih” jawabku mengakhiri percakapan.

Mereka Yang Ikut Menulis